SAMBIT, PONOROGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat mendistribusikan bantuan darurat bagi warga terdampak tanah longsor di Desa Jrakah, Kecamatan Sambit. Penyaluran ini merupakan respons atas musibah longsor yang menimpa salah satu rumah warga di Dukuh Talun pada pertengahan April ini.
Peristiwa tanah longsor tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan laporan awal, titik longsor berada di wilayah RT 02 RW 02 Dukuh Talun, Desa Jrakah.
Kronologi dan Dampak Kejadian Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sambit menjadi pemicu utama. Kondisi tanah yang berupa terasiring membuat tebing di sekitar permukiman menjadi tidak stabil hingga akhirnya longsor.
Material tanah dengan panjang sekitar 15 meter dan ketinggian 8 meter tersebut dilaporkan menimpa bagian belakang rumah milik Bapak Senin. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp3.000.000 (Tiga Juta Rupiah) akibat kerusakan bangunan bagian belakang.

Penyaluran Bantuan Sebagai bentuk kepedulian dan upaya penanganan darurat, pihak BPBD telah mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus menyerahkan bantuan logistik. Bantuan yang disalurkan terdiri dari paket sembako, perlengkapan tidur, serta bantuan material darurat untuk membantu proses pembersihan dan perbaikan sementara.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga Bapak Senin serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi pasca-kejadian,” ujar perwakilan petugas di lapangan.
Himbauan bagi Warga Mengingat kondisi geografis Desa Jrakah yang didominasi tanah terasiring, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras turun dengan durasi lama. Pihak desa dan relawan penanggulangan bencana setempat terus memantau titik-titik rawan guna mengantisipasi adanya longsor susulan.
Laporan kejadian ini telah diteruskan kepada instansi terkait untuk tindak lanjut rehabilitasi lahan dan bangunan yang terdampak.
